Sang Merah Putih Online(Simalungun)
Polisi memeriksa anggota DPRD Simalungun dari Partai Hanura Aspan Nainggolan, Sabtu(2/4). Tujuannya memberikan keterangan terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan ZS, Ketua DPD Partai Hanura Sumut terhadap Osin alias Ade yang masih berumur 19 tahun.
Demikian disampaikan penasehat hukum Ade, Sudiarto Tampubolon, di Siantar, Senin (4/4). Menurutnya, anggota DPRD Simalungun itu merupakansaksi kunci dari kasus pelecehan seksual yang menimpa Ade. Pasalnya, dia adalah saksi mata dari tindakan pelecehan seksual yang dilakukan ZS di Karaoke Laponta, Siantar Hotel, 26 Februari lalu.
Sudiarto berharap Kapolresta segera melimpahkan kasus pelecehan tersebut ke kejaksaan. "Supaya masyarakat dan anggota-anggota dewan dapat menilai buah perbuatan ZS yang juga merupakan anggota DPRD Sumut," ujarnya. Ia berharap Badan Kehormatan Dewan Sumut agar menindak ZS sesuai aturan yang berlaku.
Kejadian pelecehan seksual yang dilakukan ZS terhadap Ade alias Osin bermula saat ZS sedang karaoke di Karaoke Laponta, Siantar Hotel. Saat itu ZS meminta kepada Manajer Karaoke Laponta, Juwita agar ia dan rombongannya dari Partai Hanura ditemani karaoke 10 wanita. Satu di antaranya adalah Ade yang belakangan diketahui juga kader Hanura.(Ewin)
Demikian disampaikan penasehat hukum Ade, Sudiarto Tampubolon, di Siantar, Senin (4/4). Menurutnya, anggota DPRD Simalungun itu merupakansaksi kunci dari kasus pelecehan seksual yang menimpa Ade. Pasalnya, dia adalah saksi mata dari tindakan pelecehan seksual yang dilakukan ZS di Karaoke Laponta, Siantar Hotel, 26 Februari lalu.
Sudiarto berharap Kapolresta segera melimpahkan kasus pelecehan tersebut ke kejaksaan. "Supaya masyarakat dan anggota-anggota dewan dapat menilai buah perbuatan ZS yang juga merupakan anggota DPRD Sumut," ujarnya. Ia berharap Badan Kehormatan Dewan Sumut agar menindak ZS sesuai aturan yang berlaku.
Kejadian pelecehan seksual yang dilakukan ZS terhadap Ade alias Osin bermula saat ZS sedang karaoke di Karaoke Laponta, Siantar Hotel. Saat itu ZS meminta kepada Manajer Karaoke Laponta, Juwita agar ia dan rombongannya dari Partai Hanura ditemani karaoke 10 wanita. Satu di antaranya adalah Ade yang belakangan diketahui juga kader Hanura.(Ewin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar